My Life Ink

Kerja Keras…Kerja Cerdas…Kerja Ikhlas…

AHLI K3 UMUM

PERAN AHLI K3 :

◊ Sebagai sekretaris pada P2K3 di lini fungsional.

◊ Memfollow up rekomendasi atau saran dan perkembangan yang telah disepakati kedua belah pihak di lini struktural.

KEWAJIBAN AHLI K3 :

-Membantu mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan K3 sesuai dengan bidang yang ditentukan.

-Memberikan laporan kepada Menteri atau pejabat yang ditunjuk sesuai keputusan penunjukannya yaitu tiap 3 bulan atau ditentukan lain bagi Ahli K3 Umum serta setiap selesai memberikan jasa bagi Ahli K3 yang berada pada perusahaan jasa.

-Merahasiakan segala keterangan tentang rahasia perusahaan/instansi yang di dapat berhubungan dengan jabatannya.

WEWENANG AHLI K3 :

-Memasuki tempat kerja sesuai dengan penunjukan.

-Meminta keterangan dan atau informasi mengenai pelaksanaan syarat-syarat K3 di tempat kerja sesuai sengan penunjukan.

-Memonitor, memeriksa, menguji, menganalisa, mengevaluasi dan memberikan persyaratan serta pembinaan K3 yang meliputi :

  • Keadaan dan fasilitas tenaga kerja
  • Keadaan mesin, pesawat, alat-alat kerja, instalasi serta peralatan lainnya
  • Penanganan bahan-bahan
  • Proses produksi
  • Sifat pekerjaan
  • Cara kerja
  • Lingkungan kerja

Peraturan-peraturan yang mengatur standar kompetensi K3 :

1.Undang-undang No. 1 tahun 1970

2.Undang-undang Uap dan Peraturan Uap 1930

3.Permen No. 01/Men/1976 tentang Wajib Latihan Hyperkes bagi Dokter Perusahaan.

4.Permen No. 03/Men/1978 tentang Penunjukan dan Wewenang serta Kewajiban Pegawai Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

5.Permen No. 01/Men/1979 tentang Wajib Latihan Hyperkes bagi Para Medis Perusahaan.

6.Permen No. 02/Men/1982 tentang Klasifikasi Juru Las.

7.Permen No. 03/Men/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Tenaga Kerja.

8.Permen No. 04/Men/1987 tentang P2K3.

9.Permen No. 01/Men/1988 tentang Klasifikasi dan Syarat-Syarat Operator Pesawat Uap.

  1. Permen No. 01/Men/1989 tentang Klasifikasi dan Syarat-syarat Operator Keran Angkat.
  2. Permen No. 02/Men/1992 tentang TataCaraPenunjukan Kewajiban&Wewenang Ahli K3.
  3. Permen No. 04/Men/1995 tentang Perusahaan Jasa K3.
  4. Permen No. 05/Men/1996 tentang Sistem Manajemen K3.
  5. Permen No. 03/Men/1999 tentang Pengawasan Lift Listrik.
  6. Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Kep. 186/Men/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.

Program Kerja :

◊ safety meeting

◊ Inventarisasi permasalahan K3

◊ Identifikasi dan inventarisasi sumber bahaya

◊ Penerapan norma K3

◊ Inspeksi secara rutin dan teratur

◊ Penyelidikan dan analisa kecelakaan

◊ Prosedur dan tata cara evakuasi

◊ Catatan dan data K3

◊ Laporan pertanggungjawaban

◊ Penelitian

Klasifikasi jabatan personil K3 yang diharapkan di tempat kerja/perusahaan (usulan)

  • Auditor K3
  • Ahli Keselamatan Kerja (Occupational Safety Expert)
  • Ahli Kesehatan Kerja (Occupational Health Expert)
  • Ahli Higiene Industri (Industrial Hygienist)
  • Ahli Toksikologi (Occupational Toxicologist)
  • Ahli Efidemoligi (Occupational Epidemologist)
  • Ahli Ergonomi
  • Ahli Kedokteran Kerja (Occupational Medicine)
  • Ahli Kebakaran (Occupational Fire Safety Expert)
  • Tenaga Perawat (Occupational Nurse)
  • Operator

– Boiler  – Teknisi Listrik  – Spesialis Uap, Bejana Tekan, Kimia

– Crane  – Teknisi Lift     dan Angkat & Angkut

– Forklift  – Teknisi Kebakaran

– Juru Las

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender

December 2016
M T W T F S S
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: