Posted in The Way to PLN

Opportunity in The Newspaper

Suatu hari, sepulang kerja suamiku pulang dengan membawa sebuah koran. tak ada yang aneh sih..memang biasanya ia bawa. setelah ia minum teh hangat buatanku, diberikannya koran itu padaku, “Dek, ada lowongan PLN, deket tesnya di Unila.” ujarnya.

Kubaca pelan-pelan, agak pesimis, “Alhamdulillah, yang udah merit bisa daftar yah..!” yup…selama ini aq mendaftar di Bank dan perusahaan swasta, ketika wawancara pasti paling dulu ditanya single atau tidak.

Sebenarnya apa yang ditakuti mereka jika Kami Seorang Istri dan Ibu bekerja diperusahaan mereka? terkadang ada pola pikir yang beranggapan bahwa kami yang sudah menikah ini tidak bisa bekerja secara profesional. apalagi sudah punya anak. Maaf..tidak semua wanita berstatus K seperti itu. secara psikologi kami sudah tenang secara batin karena yang Haram sudah jadi Halal, yang dulu dosa sekarang jadi pahala. dan tujuan selanjutnya ialah bagaimana kami bertahan hidup. itulah yang menjadi motivasi kami seorang Ibu untuk membantu suami dan anak menuju Baiti Jannati.

Akhirnya dengan niat yang ikhlas, semangat untuk menjadi lebih baik, kesempatan yang diberikan Allah swt dan ridho suami…Bismillah…aq pun mendaftar PLN bidang PAS.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s